Tengah aku usha lalang-lalang dekat padang bola tu melambai-lambai ke arah aku, tiba-tiba imaginasi aku mati, bila,
"Hey, can I see your tumbler?"
"Ha, tengok le." Tanpa aku usha, si punya suara.
"Hm, wangi"
"Hah?" Seraya aku paling kepala aku dekat si punya suara.
"This. Can I have some?"
"Hah? Well, sila lah if you don't mind"
Dengan selamba dia meneguk air aku. Telan air liur jela aku tengok, rasa kering pulak tekak ni.
"Well, it's okay. I can do much better than this."
Perhh. Gila lansi sial minah ni.
"Oh you can? I bet it's the first time you drink such drink"
"No, I'm not! I always drink this kind of drink!"
"Mana?"
"Er, on the way to Malaysia, in the airplane. I always ask the stewardess to get me some.."
"Are you kidding me? TEH SUSU dalam kapal terbang? HAHAHAHAHA"
"Whatever! But I bet I can make this much better than yours!"
"Yelah!" Aku mematikan bicara. Perempuan ni, ego tinggi melangit. Payah ni, kena jauhkan diri.
1 comment:
Kalau ak Irfan ak lempang je minah tu. =_=
Post a Comment